Miliki Tambang di Indonesia, Bayan Resources Kucur Donasi US$ 101 Juta ke Sekolah Singapura

Bayan Resources
Image: AI-generated

ICN News – Bayan Resources Tbk (BYAN) adalah perusahaan batubara yang telah mengglobal. Batubara yang dihasilkan adalah dari batubara bituminus berkalori tinggi hingga batubara sub-bituminus berkadar belerang dan abu rendah.

BYAN memiliki hak eksklusif untuk menambang batubara melalui 5 anak usahanya yang memegang PKP2B dan 16 anak usaha yang memegang Izin Usaha Pertambangan (IUP), dengan total area konsesi seluas 124.987 hektar yang berlokasi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Anak perusahaan lainnya bergerak dibidang pengelolaan pelabuhan, pengiriman, jasa pertambangan dan kontraktor tambang dan investasi.

Pemilik BYAN adalah Low Tuck Kwong yang selalu bertengger di daftar orang terkaya Indonesia. Low melalui Yayasan Filantropi miliknya dikabarkan pernah mengguyur donasi hingga sebesar US$ 101 juta kepada Sekolah Kebijakan Publik Lee Kuan Yew.

Dikutip dari The Street Times, media Singapura, bantuan hingga triliunan rupiah itu akan digunakan untuk mendukung program kepemimpinan bagi pejabat publik dari Asia dan menyediakan beasiswa bagi mahasiswa di kawasan tersebut.

Dana Kepemimpinan Asia Lanjutan Yayasan Low Tuck Kwong akan mendukung program kepemimpinan bagi pejabat publik dari Asia, dan Beasiswa Yayasan Low Tuck Kwong akan memberikan beasiswa bagi mahasiswa LKYSPP dari Asia mulai tahun akademik 2023.

Masih menurut Street TImes, beasiswa akan diberikan berdasarkan prestasi akademik kepada mahasiswa yang terdaftar dalam program Magister Kebijakan Publik, Magister Administrasi Publik, dan Magister Hubungan Internasional di sekolah tersebut.

“Donasi ini juga akan memungkinkan LKYSPP, sekolah pascasarjana profesional otonom dari Universitas Nasional Singapura, untuk memperluas program Pendidikan Eksekutifnya tentang Masa Depan Singapura,” tulis Street Times pada 22 Februari 2023 lalu.

Lalu bagaimana di Indonesia, ternyata Bayan Resources juga tercatat memberikan donasi kepada kampus di Indonesia. Pada Juli 2023 misalnya, Bayan Resources resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU/Memorandum of Understanding) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 8 Universitas di Indonesia.

Adapun 8 Universitas tersebut yakni, Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN) Yogyakarta, dan Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung.

Tidak ada informasi berapa donasi yang diberikan kepada 8 Universitas tersebut, tapi yang jelas donasi yang diberikan BYAN untuk pendidikan di Indonesia tampaknya tidak sebesar yang diberikan kepada sekolah di Singapura. Padahal, lokasi tambang BYAN seluruhnya berada di Indonesia dan menjadi kaya raya dengan hasil tambang tersebut.

 

Iklan dan berlangganan bisa hubungi: WA atau Email

Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting

share this article:

Facebook
X
WhatsApp

Baca Juga

Scroll to Top

“Easy to Read, Crucial to be Khowlegeable”

Menu Pilihan

Kontak Kami

+62 878 7826 0925 (WA)
marketing@cdmione.com