Alamtri Resources: Laba Bersih Melesat 71,3%, Pendapatan Menembus US$1,90 Miliar

Alamtri Resources
Image: AI-generated

Bisnis Batu Bara Metalurgi dan Penjualan Aluminium Mulai Membentuk Dua Pilar Utama Pertumbuhan Grup.

ICN News – Kinerja Keuangan Melonjak pada Sembilan Bulan Pertama 2026

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), yang sebelumnya dikenal sebagai PT Adaro Energy Indonesia Tbk, mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang sangat kuat sepanjang Januari–September 2026.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 September 2026, perusahaan membukukan pendapatan sebesar US$1,90 miliar, meningkat 41,04% dibandingkan US$1,35 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Lebih mengesankan lagi, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$516,56 juta, melonjak 71,28% dibandingkan US$301,59 juta pada sembilan bulan pertama 2025.

Peningkatan tersebut menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam memperluas sumber pendapatan, terutama melalui kontribusi bisnis pengolahan aluminium yang mulai memasuki tahap komersial.

Aluminium Menjadi Mesin Pertumbuhan Baru

Salah satu perkembangan paling penting dalam perjalanan bisnis Alamtri adalah mulai beroperasinya fasilitas peleburan aluminium melalui PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI).

Pada sembilan bulan pertama 2026, penjualan aluminium mencapai US$522,41 juta. Nilai tersebut menjadi kontribusi baru yang signifikan terhadap pendapatan konsolidasian perusahaan.

Penjualan aluminium tersebut terutama berasal dari pasar ekspor, dengan nilai US$511,56 juta, sedangkan penjualan domestik mencapai US$10,85 juta.

Pada kuartal III 2026, KAI telah mencapai kapasitas produksi penuh dan mencatatkan penjualan aluminium ingot sekitar 146.000 ton.

Kehadiran bisnis aluminium memberikan dimensi baru bagi Alamtri. Perusahaan tidak lagi hanya mengandalkan kegiatan pertambangan batu bara, tetapi mulai memperluas portofolionya ke sektor pengolahan logam dan industri hilir.

Batubara Metalurgi Tetap Menjadi Bisnis Strategis

Di tengah ekspansi bisnis aluminium, batu bara metalurgi atau metallurgical coal tetap menjadi salah satu pilar utama kegiatan usaha Alamtri.

Komoditas ini memiliki peranan penting dalam industri baja global, khususnya sebagai bahan baku dalam proses produksi baja melalui teknologi tanur tinggi.

Alamtri memiliki kegiatan pertambangan batu bara metalurgi yang didukung oleh operasi pertambangan di Kalimantan Selatan.

Namun, pada kuartal III 2026, penjualan batu bara metalurgi menghadapi kendala logistik akibat rendahnya permukaan air Sungai Barito. Kondisi tersebut menghambat aktivitas tongkang selama lebih dari dua bulan.

Menurut analisis DBS Research tertanggal 1 November 2026, penjualan batu bara metalurgi pada kuartal III tercatat sekitar 720.000 ton, turun 54% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tantangan logistik masih menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kinerja operasional perusahaan.

Komposisi Pendapatan Semakin Beragam

Laporan keuangan sembilan bulan pertama 2026 memperlihatkan bahwa Alamtri memiliki beberapa sumber pendapatan utama, mulai dari pertambangan, jasa pertambangan, hingga pengolahan logam.

Berikut komposisi pendapatan eksternal berdasarkan segmen usaha:

Segmen Usaha| Pendapatan 9M2026
Pertambangan| US$725,07 juta
Jasa pertambangan| US$623,05 juta
Pengolahan logam| US$522,41 juta
Lain-lain| US$30,97 juta
Total| US$1.901,50 juta

Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Alamtri Resources Indonesia, 30 September 2026.

Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa pengolahan logam, terutama aluminium, telah berkembang menjadi salah satu sumber pendapatan penting bagi grup.

Kinerja Keuangan Semakin Kuat

Pertumbuhan pendapatan dan laba bersih turut memperkuat posisi keuangan perusahaan.

Selain peningkatan penjualan, Alamtri juga membukukan laba bruto sebesar US$776,29 juta, meningkat dibandingkan US$463,52 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan laba bruto tersebut mencerminkan pertumbuhan skala usaha serta kontribusi bisnis baru yang mulai memberikan hasil komersial.

Di sisi lain, perusahaan harus tetap memperhatikan dinamika biaya produksi, khususnya pada bisnis pengolahan aluminium yang membutuhkan pasokan bahan baku dan energi dalam jumlah besar.

Transformasi Menuju Bisnis Terintegrasi

Strategi diversifikasi Alamtri memperlihatkan arah transformasi perusahaan menuju kelompok usaha yang memiliki portofolio lebih luas di sektor sumber daya alam dan industri pengolahan.

Pengembangan fasilitas aluminium menjadi bagian penting dari strategi tersebut. Melalui pengolahan mineral dan pengembangan industri hilir, perusahaan berupaya meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

Ke depan, kontribusi aluminium diharapkan semakin memperkuat struktur pendapatan perusahaan, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap siklus harga batu bara.

Prospek Pertumbuhan ke Depan

Kinerja sembilan bulan pertama 2026 memberikan gambaran positif mengenai perkembangan bisnis Alamtri.

Pertumbuhan laba bersih sebesar 71,28% dan peningkatan pendapatan sebesar 41,04% merupakan pencapaian yang signifikan.

Meskipun demikian, perusahaan masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk volatilitas harga batu bara metalurgi, kondisi logistik pertambangan, serta kebutuhan menjaga efisiensi operasional fasilitas aluminium.

Keberhasilan mempertahankan kinerja operasional, meningkatkan kapasitas bisnis hilir, dan memperkuat infrastruktur logistik akan menjadi faktor penting bagi pertumbuhan jangka panjang.

Bagi industri pertambangan Indonesia, transformasi Alamtri merupakan salah satu contoh bagaimana perusahaan tambang mulai bergerak melampaui bisnis komoditas primer menuju industri pengolahan dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Catatan:

Sumber utama: Laporan Keuangan Konsolidasian Interim PT Alamtri Resources Indonesia Tbk per 30 September 2026, dipublikasikan 30 Oktober 2026. Analisis operasional kuartal III mengacu pada DBS Research, 1 November 2026.

 

Iklan dan berlangganan bisa hubungi: WA atau Email

Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting

share this article:

Facebook
X
WhatsApp

Baca Juga

Scroll to Top

“Easy to Read, Crucial to be Khowlegeable”

Menu Pilihan

Kontak Kami

+62 878 7826 0925 (WA)
marketing@cdmione.com