Perusahaan China Diduga Tunda Ekspor Batubara Indonesia Akibat Danantara

Ekspor batubara Indonesia

ICN News – Isu beberapa perusahaan China yang menunda pembelian batubara dari Indonesia akan ditelusuri oleh Kementerian Energi Sumberdaya Mineral (ESDM). Isu tersebut sebelumnya diketahui berkaitan dengan kebijakan ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) yang mulai berlaku 1 Juni 2026.

Menurut informasi yang diperoleh dari Bloomberg News pada Rabu, 3 Juni 2026, Analis Transportasi dan Distribusi Batubara China (CCTD) menilai bahwa aturan ekspor batubara melalui DSI akan memperlambat proses transaksi dan mempengaruhi pasokan batubara China.

Menurut Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, Pemeritah akan mengkaji informasi tersebut secara menyeluruh untuk memitigasi potensi penurunan ekspor batubara ke China. Meliot menegaskan ekspor batubara akan tetap menyesuikan kebijakan Pemerintah Indonesia melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ekspor, DSI.

Pada kesempatan lain, Direktur Jenderal Minerba, Tri Winarno mengaku belum menerima laporan resmi terkait penundaan pemberlian batubara oleh perusahaan perusahaan China, dan dia masih perlu memastikan laporan CCTD tersebut.

Sementara itu, Asosiasi Pertambangan Batubara (APBI) menyatakan, hingga kini belum menemukan indikasi adanya penundaan ekspor dari anggotanya dan menyebut pengiriman ekspor batubara ke perusahaan-perusahaan China masih berjalan sesuai kontrak yang telah ditandatangani.

Menurut pengamatan majalah Indonesian Coal and Nickel News (ICN NEWS), adanya isu ini karena disebabkan baru-baru ini sebagian perusahaan China yang mengalihkan sebagian impor batubaranya ke Mongolia, Rusia dan Australia, namun informasi ini belum terkonfirmasi kebenarannya.

Iklan dan berlangganan bisa hubungi: WA atau Email

Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting

share this article:

Facebook
X
WhatsApp

Baca Juga

Scroll to Top

“Easy to Read, Crucial to be Khowlegeable”

Menu Pilihan

Kontak Kami

+62 878 7826 0925 (WA)
marketing@cdmione.com