MBSS BIDIK EKSPANSI ARMADA PADA 2027, ANGKUT 30 JUTA TON BATU BARA

MBSS
Image: AI-generated

Kontrak Pengangkutan Lima Tahun dengan GEL Group Perkuat Prospek Bisnis Logistik Maritim

ICN News, JAKARTA — PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), perusahaan jasa transportasi laut dan penanganan material curah, memperkuat prospek bisnisnya melalui kerja sama pengangkutan batu bara dengan PT Global Energi Lestari (GEL Group). Kerja sama yang ditandatangani pada 26 Oktober 2026 tersebut menjadi landasan bagi MBSS untuk meningkatkan kapasitas operasional dan mempersiapkan ekspansi armada pada 2027.

Berdasarkan pemberitaan sejumlah media bisnis, nilai kerja sama tersebut diperkirakan mencapai Rp6 triliun untuk periode lima tahun, dengan target pengangkutan hingga 30 juta metrik ton batu bara. Target volumenya mencapai sekitar 500.000 metrik ton per bulan atau enam juta ton per tahun.

Potensi nilai bisnis tersebut membuka peluang bagi MBSS untuk memperkuat posisi di sektor logistik batu bara, terutama dalam mendukung kebutuhan distribusi pasar domestik dan ekspor. Namun, realisasi pendapatan akan bergantung pada pelaksanaan jasa pengangkutan dan volume yang benar-benar terealisasi.

TARGET PENGANGKUTAN ENAM JUTA TON PER TAHUN

Kerja sama dengan GEL Group memberikan dasar perencanaan volume pengangkutan dalam jangka panjang. Dengan target enam juta ton per tahun, MBSS perlu memastikan ketersediaan armada, kesiapan operasional, serta kelancaran proses pengiriman dari wilayah muat hingga tujuan akhir.

Sejumlah wilayah muat yang disebut dalam pemberitaan meliputi Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Pengiriman akan melayani kebutuhan pelanggan domestik maupun pasar ekspor, dengan tujuan yang disesuaikan terhadap kebutuhan operasional GEL Group.

Dari sisi bisnis, volume pengangkutan yang direncanakan secara berkelanjutan dapat membantu perusahaan menyusun kebutuhan kapal dan mengoptimalkan penggunaan aset. Meski demikian, target tersebut tidak berarti seluruh volume telah diangkut atau pendapatannya telah diterima pada saat kontrak ditandatangani.

EKSPANSI ARMADA MENJADI AGENDA 2027

MBSS menargetkan ekspansi armada kapal secara signifikan pada 2027. Penambahan kapasitas direncanakan berlangsung secara bertahap untuk mendukung kebutuhan pengangkutan GEL Group sekaligus meningkatkan pemanfaatan armada perusahaan.

Direktur Utama MBSS, Sugeng Pangraksa, menyampaikan bahwa kerja sama jangka panjang ini memberikan basis volume yang kuat bagi perusahaan untuk memasuki tahap ekspansi berikutnya. Manajemen juga menekankan pentingnya ketepatan waktu, keselamatan, dan efisiensi dalam pelaksanaan pengiriman.

Untuk menjalankan kegiatan operasional, MBSS memiliki layanan pengangkutan menggunakan kapal tunda dan tongkang (tug and barge), serta layanan kapal berukuran lebih besar sesuai kebutuhan rute. Operasionalnya juga dapat didukung fasilitas transshipment menggunakan floating crane, yaitu pemindahan batu bara dari tongkang ke kapal induk di perairan lepas pantai.

Integrasi layanan tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pengangkutan batu bara dalam volume besar. Efisiensi pemindahan muatan, pengaturan jadwal kapal, serta koordinasi antara titik muat dan tujuan pengiriman akan berpengaruh terhadap kelancaran operasional.

PERJANJIAN KERANGKA DAN REALISASI BISNIS

Dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada 26 Oktober 2026, MBSS menjelaskan bahwa kerja sama dengan GEL merupakan perjanjian kerangka (framework agreement). Ketentuan khusus mengenai tujuan pengiriman, kapal yang digunakan, jadwal, biaya angkutan, dan aspek teknis lainnya akan diatur lebih lanjut melalui Surat Perjanjian Angkutan Laut (SPAL) untuk setiap pengiriman.

Karena itu, nilai Rp6 triliun yang diberitakan media perlu dipahami sebagai estimasi nilai bisnis selama masa kerja sama, bukan pendapatan yang otomatis seluruhnya dibukukan. Nilai realisasinya akan mengikuti pelaksanaan pengangkutan dan ketentuan komersial yang berlaku.

MBSS sendiri telah beroperasi sejak 1994 dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 2011. Pengalaman dalam transportasi laut dan penanganan material curah menjadi modal perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di sektor energi dan pertambangan.

Sementara itu, GEL Group merupakan perusahaan perdagangan batu bara yang melayani pasar domestik dan ekspor. Kemitraan kedua perusahaan diharapkan mendukung kelancaran distribusi batu bara serta membuka ruang pengembangan kapasitas logistik maritim dalam beberapa tahun mendatang.

Bagi MBSS, tantangan berikutnya adalah memastikan kesiapan armada dan efektivitas operasional sejalan dengan target pengangkutan. Jika pelaksanaannya berjalan sesuai rencana, kerja sama ini berpotensi menjadi salah satu penopang pertumbuhan bisnis perusahaan pada 2027 dan periode selanjutnya.

 

Iklan dan berlangganan bisa hubungi: WA atau Email

Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting

share this article:

Facebook
X
WhatsApp

Baca Juga

Scroll to Top

“Easy to Read, Crucial to be Khowlegeable”

Menu Pilihan

Kontak Kami

+62 878 7826 0925 (WA)
marketing@cdmione.com