Sailun Perkuat Ekspansi Global, Indonesia Jadi Basis Produksi

Sailun Group
Image: AI-generated

Pendapatan 2025 mencapai RMB36,79 miliar, sementara perkembangan kendaraan listrik membuka peluang baru bagi industri ban

ICN News, JAKARTA — Persaingan industri ban global semakin menarik seiring berkembangnya kendaraan listrik dan meningkatnya kebutuhan komponen otomotif. Salah satu perusahaan yang memperkuat posisinya di pasar internasional adalah Sailun Group, produsen ban asal China yang memiliki jaringan produksi lintas negara, termasuk Indonesia.

Pada 2025, Sailun Group membukukan pendapatan operasional sebesar RMB36,79 miliar, meningkat 15,69% dibandingkan RMB31,80 miliar pada 2024. Namun, laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham turun 13,30% menjadi RMB3,52 miliar. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan perusahaan belum sepenuhnya diikuti peningkatan laba.

MEMPERLUAS JARINGAN PRODUKSI INTERNASIONAL

Berdasarkan informasi pada situs resminya, Sailun Group memiliki sembilan basis produksi di China, Vietnam, Kamboja, Indonesia, Meksiko, dan sejumlah wilayah lainnya, serta tiga fasilitas produksi yang sedang dibangun. Perusahaan juga mengoperasikan empat pusat penelitian dan pengembangan global.

Produk SAILUN dipasarkan di lebih dari 180 negara dan wilayah. Portofolionya mencakup ban mobil penumpang, kendaraan niaga, serta ban untuk kebutuhan industri dan alat berat.

Kehadiran basis produksi di Indonesia menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangan bisnis perusahaan. Produksi lokal berpotensi mendukung pemenuhan kebutuhan pasar domestik dan memperkuat jaringan pasokan, meskipun dampaknya terhadap kapasitas produksi nasional, penyerapan tenaga kerja, dan ekspor perlu dinilai berdasarkan data khusus fasilitas di Indonesia.

MEMANFAATKAN PELUANG KENDARAAN LISTRIK

Perkembangan kendaraan listrik turut menciptakan kebutuhan baru bagi industri ban. Bobot kendaraan akibat baterai, karakter torsi motor listrik, hambatan gulir, kebisingan, dan ketahanan aus merupakan sejumlah faktor yang perlu diperhatikan dalam pengembangan ban.

Sailun mengembangkan teknologi EcoPoint³ yang menurut perusahaan dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi, ketahanan aus, dan kinerja pengereman. Teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mengembangkan produk dengan karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan modern.

Nama SAILUN juga muncul dalam informasi produk ban berukuran 235/55 R18 yang dipasarkan untuk VinFast Limo Green. Salah satu produk yang ditawarkan adalah Sailun Atrezzo Elite 2. Namun, informasi mengenai ketersediaan ban pengganti tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa SAILUN merupakan ban bawaan pabrik pada seluruh unit Limo Green.

Karena itu, peluang SAILUN di segmen kendaraan listrik perlu dilihat lebih luas daripada satu model kendaraan. Kemampuan memenuhi spesifikasi produsen otomotif, menjaga kualitas, dan membangun jaringan distribusi akan menjadi faktor penting dalam persaingan pemasok ban.

PELUANG DAN TANTANGAN DI INDONESIA

Indonesia merupakan pasar yang relevan bagi industri ban karena memiliki industri otomotif, kegiatan logistik, transportasi penumpang, serta sektor pertambangan dan perkebunan yang membutuhkan berbagai jenis ban.

Bagi Sailun Group, basis produksi lokal dan jaringan pemasaran internasional dapat menjadi modal untuk mengembangkan bisnis. Di sektor pertambangan, misalnya, kebutuhan ban alat berat memiliki karakteristik berbeda dari ban kendaraan penumpang, terutama dalam hal daya tahan, kapasitas beban, serta kondisi operasional.

Meski demikian, ekspansi bisnis tetap menghadapi persaingan dari produsen ban global maupun regional. Harga yang kompetitif perlu disertai kualitas produk, layanan purnajual, ketersediaan suku cadang, dan kemampuan memenuhi standar keselamatan yang berlaku.

Pertumbuhan kendaraan listrik dapat menjadi salah satu sumber permintaan baru, tetapi besarnya peluang tersebut akan bergantung pada perkembangan penjualan kendaraan, pilihan pemasok oleh produsen otomotif, dan kebutuhan pasar ban pengganti.

Dengan jaringan produksi lintas negara, investasi pada penelitian dan pengembangan, serta kehadiran di Indonesia, Sailun Group menjadi salah satu pemain yang patut dicermati dalam industri ban. Tantangan berikutnya adalah mengubah skala produksi dan pertumbuhan penjualan menjadi profitabilitas yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing di pasar Indonesia.

 

Iklan dan berlangganan bisa hubungi: WA atau Email

Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting

share this article:

Facebook
X
WhatsApp

Baca Juga

Scroll to Top

“Easy to Read, Crucial to be Khowlegeable”

Menu Pilihan

Kontak Kami

+62 878 7826 0925 (WA)
marketing@cdmione.com