ICN News – PT Golden Energy Mines Group (GEMS) didirikan pada 13 Maret 1997 dengan nama PT Bumi Kencana Eka Sakti. Pada tahun 2006 mengakuisisi Perjanjian Kerja Sama Pengusahan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang berlokasi di Kalimantan Selatan, yaitu PT Borneo Indobara melalui anak usahanya PT Roundhill Capital Indonesia.
Pada tahun 2009 perusahaan ini diakuisisi oleh PT Dian Swastika Sentosa Tbk dan melakukan ekspansi pada kegiatan usaha utama di sektor pertambangan dengan mengakuisisi beberapa wilayah pertambangan di Jambi dan Kalimantan Tengah.
Pada tahun 2010 nama perusahaan ini dirubah menjadi PT Golden Energy Mines dan tahun 2011 menjadi perusahaan go publik. Pada tahun 2012 mendirikan anak usaha bernama GEMS Coal Resources Pte Ltd di Singapura, kemudian pada tahun 2014 namanya diganti menjadi GEMS Trading Resources Pte. Ltd.
Hingga September 2024 modal awal GEMS sebesar Rp 2.000.000.000.000,- modal ditempatkan dan disetor Rp 588.235.300.000,-.
Alamat :
Kantor Pusat
Sinar Mas Land Plaza Tower II Lt. 6
Jl. MH Thamrin No. 51
Jakarta Pusat, 10350, Indonesia
Telepon : (021) 5018 6888
Fax. : (021) 3199 0319
Email : corsec@goldenenergymines.com
Website : www.goldenenergymines.com
Bidang Usaha :
Pertambangan Batu Bara Melalui Anak Perusahaan Dan Perdagangan Batu Bara
Banker :
– PT Bank Sinarmas Tbk
– PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
– PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
– PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
– PT Bank Central Asia Tbk
– PT Bank UOB Indonesia
PT Golden Energy Mines (GEMS) adalah perusahaan pertambangan batubara dan jasa pertambangan yang masuk kedalam SINAR MAS Group.
GEMS memiliki izin usaha pertambangan batubara di wilayah Jambi melalui PT Kuansing Inti Makmur Block (KIM Block), wilayah Sumatera Selatan melalui PT Barasentosa Lestari, PT Wahana Rimba Lestari dan Berkat Satria Abadi (EMS Group), wilayah Sumatera Barat melalui EMS Group, wilayah Kalimantan Selatan melalui PT Borneo Indobara, wilayah Kalimantan Tengah melalui PT Trisula Kencana Sakti.
Total luas wilayah pertambangan GEMS seluas 66.204 hektar dengan total potensi sumber daya sebanyak 2,92 miliar ton dan total cadangan mencapai 0,99 miliar ton.
Artikel ini bisa dibaca di Majalah ICN News Edisi Juni 2025
Iklan dan berlangganan bisa hubungi: WA atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting











