ICN News – Investasi, Teknologi OTR, dan MAXAM Memperkuat Langkah Sailun di Pasar Indonesia
Di tengah perkembangan industri pertambangan yang semakin menuntut efisiensi, produktivitas dan keandalan peralatan, ban bukan lagi sekadar komponen pendukung. Bagi perusahaan tambang, performa ban berhubungan langsung dengan operational efficiency, safety, haulage productivity dan biaya operasional.
Karena itu, kehadiran produsen ban dengan kemampuan teknologi dan pemahaman terhadap kondisi operasional tambang menjadi semakin penting, Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Sailun Group.
Berbasis di Qingdao, China, Sailun telah berkembang menjadi perusahaan ban global yang mengintegrasikan riset dan pengembangan, manufaktur dan penjualan. Saat ini Sailun Group memiliki empat pusat R&D global, sembilan basis produksi serta tiga basis produksi yang sedang dibangun, dengan produk yang telah dipasarkan di lebih dari 180 negara. Pada 2025, Sailun mencatat pendapatan sekitar RMB 36,79 miliar dan menempatkan dirinya di jajaran 10 besar perusahaan ban global.
Namun, yang membuat perjalanan Sailun semakin menarik bagi industri Indonesia bukan hanya skala globalnya, melainkan strategi investasi dan lokalisasi yang semakin kuat di Indonesia.
Indonesia Menjadi Bagian Penting Strategi Global Sailun
Pada Mei 2025, Sailun mencatat sebuah tonggak penting ketika ban pertama berhasil keluar dari lini produksi fasilitas manufakturnya di Indonesia, Pembangunan basis produksi tersebut merupakan bagian dari strategi ekspansi global Sailun sekaligus memperkuat posisi perusahaan di Asia Tenggara. Indonesia dinilai memiliki pasar otomotif dan kebutuhan ban yang besar, sekaligus memiliki sumber daya karet alam serta posisi logistik yang strategis.
Yang menarik, fasilitas tersebut tidak hanya ditujukan untuk ban kendaraan penumpang. Pada kapasitas penuh, basis produksi Sailun di Indonesia dirancang mampu menghasilkan sekitar 3,6 juta ban Passenger Car Radial (PCR) dan 37.000 ton ban Off-The-Road (OTR) per tahun.
Angka tersebut memperlihatkan bahwa investasi Sailun di Indonesia memiliki dimensi yang lebih luas. Indonesia bukan hanya menjadi pasar, tetapi juga bagian dari rantai produksi global Sailun, termasuk untuk kebutuhan specialty dan OTR.
MAXAM: Spesialis Ban untuk Kondisi Ekstrem
Di sinilah kehadiran MAXAM menjadi sangat menarik bagi industri pertambangan Indonesia. MAXAM merupakan specialty tire brand di bawah Sailun Group, yang dikembangkan untuk menghadapi kebutuhan sektor-sektor dengan kondisi operasi berat. Sailun menjelaskan bahwa MAXAM mengandalkan desain inovatif, pengujian komprehensif, riset mendalam dan teknologi manufaktur untuk memberikan pengalaman pelanggan serta business solutions.
Dengan positioning tersebut, MAXAM bukan sekadar menawarkan ban, tetapi berupaya memahami kebutuhan pelanggan berdasarkan kondisi operasi dan karakteristik aplikasinya.
Hal ini sangat relevan bagi industri pertambangan, karena setiap lokasi tambang memiliki tantangan berbeda—mulai dari kondisi jalan angkut, beban kendaraan, temperatur, jarak hauling hingga karakteristik material yang diangkut.

Dari Tire Supplier Menjadi Business Solution Provider
Tagline “Business Solution Provider” menjadi menarik ketika dikaitkan dengan perkembangan MAXAM di sektor pertambangan. Dalam operasi tambang, harga pembelian ban hanyalah salah satu bagian dari perhitungan. Perusahaan tambang lebih berkepentingan terhadap total cost of ownership, umur pakai ban, produktivitas kendaraan, downtime, keselamatan dan efisiensi biaya per ton material yang diangkut, Karena itu, pendekatan yang menawarkan solusi secara menyeluruh memiliki nilai yang semakin penting.
Sailun sendiri telah mengembangkan kemampuan OTR sejak 2008. Pada 2016, perusahaan berhasil mengembangkan ban radial OTR raksasa berukuran 63 inci, dan kini telah menguasai lebih dari 2.000 spesifikasi produk specialty tires yang mencakup giant radial OTR, medium and small radial OTR, agricultural, bias OTR hingga solid tires.
Kemampuan tersebut memperkuat posisi Sailun dan MAXAM untuk memasuki pasar yang membutuhkan ban dengan teknologi dan ketahanan tinggi.
Kepercayaan dari Industri Pertambangan Indonesia
Langkah Sailun melalui MAXAM di Indonesia juga mulai mendapatkan pengakuan dari pemain besar pertambangan. Pada Februari 2026, MAXAM menerima “Mitra Unggul Tahunan” dari PT Pamapersada Nusantara (PAMA) dalam pertemuan tahunan departemen ban PAMA.
Menurut Sailun, penghargaan tersebut diberikan atas kualitas produk, kemampuan layanan profesional dan kerja sama yang telah terbangun. Dalam pertemuan tersebut, MAXAM juga membahas pengembangan produk, pengujian aplikasi baru serta mekanisme kerja sama antara MAXAM, PAMA dan dealer lokal.
Bagi pasar Indonesia, pencapaian ini menjadi sinyal penting. Sebab, PAMA merupakan salah satu perusahaan kontraktor pertambangan terbesar di Indonesia, sehingga keberhasilan membangun hubungan dengan pemain seperti PAMA menunjukkan bahwa MAXAM semakin serius memasuki ekosistem pertambangan nasional.
Teknologi dan Efisiensi Menjadi Masa Depan
Perkembangan industri ban juga tidak dapat dipisahkan dari tuntutan sustainability, Sailun saat ini mengembangkan teknologi, material dan proses manufaktur yang diarahkan pada peningkatan efisiensi energi dan pengurangan dampak lingkungan. Data perusahaan menunjukkan bahwa pada 2025 konsumsi energi per unit produk OTR telah turun 30,20% dibandingkan 2022, sementara emisi karbon per unit produk OTR turun 37,29%.
Bagi industri pertambangan, arah tersebut memiliki arti penting. Semakin efisien ban digunakan, semakin besar peluang perusahaan tambang untuk mengoptimalkan produktivitas sekaligus mengendalikan biaya dan jejak lingkungan operasional.
Hadir di Mining Indonesia 2026
Komitmen Sailun dan MAXAM terhadap pasar pertambangan Indonesia juga tercermin melalui keikutsertaannya dalam Mining Indonesia 2026, yang berlangsung pada 9–12 September 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta.
Mining Indonesia 2026 merupakan penyelenggaraan ke-24 dari International Mining & Mineral Recovery Exhibition dan menjadi salah satu platform penting bagi perusahaan tambang, produsen peralatan, technology provider serta berbagai perusahaan pendukung industri pertambangan untuk bertemu dan membangun peluang bisnis.
Kehadiran Sailun/MAXAM dalam pameran ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kemampuan produk OTR dan specialty tires kepada pasar Indonesia, sekaligus memperkuat komunikasi dengan perusahaan tambang, kontraktor pertambangan dan pelaku industri lainnya.
Bagi MAXAM, pameran seperti Mining Indonesia bukan hanya tempat memperkenalkan produk, tetapi juga kesempatan untuk memperlihatkan bagaimana produk, teknologi, layanan dan pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan dapat diterjemahkan menjadi solusi bisnis nyata.

Sailun dan Masa Depan Pasar Ban Pertambangan Indonesia
Perjalanan Sailun menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Dari perusahaan ban yang berkembang secara global, Sailun kini membangun ekosistem yang mencakup R&D, manufaktur, teknologi, brand dan layanan.
Indonesia pun semakin penting dalam perjalanan tersebut, Dengan hadirnya fasilitas produksi lokal, pengembangan teknologi OTR dan penguatan MAXAM sebagai specialty tire brand, Sailun memiliki fondasi yang semakin kuat untuk menjadikan Indonesia bukan hanya sebagai pasar, tetapi juga bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang di Asia Tenggara.
Sementara bagi industri pertambangan Indonesia, kehadiran pemain seperti Sailun dan MAXAM memberikan semakin banyak pilihan teknologi untuk menjawab tantangan produktivitas, keselamatan dan efisiensi.
Pada akhirnya, masa depan ban pertambangan bukan hanya tentang “ban yang mampu bekerja lebih lama”, tetapi tentang bagaimana sebuah ban dapat memberikan nilai bisnis yang lebih besar bagi keseluruhan operasi tambang.
Dan melalui MAXAM dengan pendekatan “Business Solution Provider”, serta dukungan teknologi dan manufaktur global Sailun Group, perusahaan ini tengah membangun posisi baru: bukan sekadar tire manufacturer, tetapi technology-driven partner bagi industri yang membutuhkan performance, reliability dan efficiency.
Iklan dan berlangganan bisa hubungi: WA atau Email
Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting











