Kinerja Keuangan Dan Penjualan PT ANTAM Tbk Melonjak Tajam Hingga Kuartal III – 2025

PT ANTAM
Sumber: Istimewa

ICN News – PT Aneka Tambang (Antam) Tbk mencatat kinerja keuangan yang cemerlang dan kenaikan penjualan yang mengesankan hingga kuartal III 2025. Perusahaan tambang BUMN ini berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan pendapatan, peningkatan penjualan sejumlah komoditas strategis, dan profitabilitas pada sembilan bulan pertama 2025.

Menurut Direktur Utama PT Antam Tbk Achmad Ardianto, hasil positif ini dicapai melalui penguatan bisnis inti pada segmen emas, nikel dan bauksit, efisiensi operasional, dan penerapan strategi hilirisasi berkelanjutan. Hal diungkapkan Achmad Ardianto dalam paparan kinerja Tahun Buku 2024 pada tanggal 27/10/2025.

Berdasarkan Laporan Keuangan per 30 September 2025, hingga Kuartal III 2025 PT Antam Tbk berhasil mencatatkan pertumbuhan profitabilitas yang signifikan dengan capaian laba bersih sebesar Rp 6,61 triliun, meningkat 197% dibandingkan laba bersih periode yang sama pada Kuartal III tahun 2024 yang sebesar Rp 2,23 triliun.

Sejalan dengan peningkatan laba bersih tersebut, Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) PT Antam Tbk hingga Kuartal III 2025 juga tumbuh menjadi Rp 9,33 triliun, meningkat signifikan 137% dibandingkan EBITDA pada periode yang sama tahun 2024 yang sebesar Rp 3,93 triliun.

Achmad Ardianto menjelaskan, pertumbuhan profitabilitas PT Antam Tbk hingga Kuartal III 2025 ini juga tercermin dari capaian laba kotornya sebesar Rp 10,98 triliun, meningkat signifikan 168% dibandingkan capaian laba kotor periode yang sama tahun 2024 yang sebesar Rp 4,10 triliun. Sejalan dengan itu, laba usaha perseroan hingga Kuartal III 2025 juga mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan capaian sebesar Rp 7,89 triliun, melonjak 323% dari periode yang sama tahun 2024 yang sebesar Rp 1,86 triliun.

PT Antam Tbk juga membukukan penurunan beban keuangan hingga Kuartal III 2025 sebesar 41% menjadi Rp 103,68 miliar dibandingkan beban keuangan periode yang sama tahun 2024 yang sebesar Rp 176,49 miliar, seiring dengan upaya menurunkan interest bearing debt di tahun 2025 sebagai bagian dari program efisiensi perseroan.

Menurut Achmad Ardianto perseroan tidak hanya berfokus pada peningkatan kinerja keuangan, tetapi juga pada penciptaan nilai jangka panjang melalui praktek pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. PT Antam Tbk terus berinovasi pada setiap aspek operasional, bisnis, dan sustainability guna menciptakan nilai tambah dan manfaat yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.

 

Penjualan Sejumlah Komoditi Strategis Meningkat Signifikan

Di tengah tantangan industri pertambangan dalam negeri saat ini, PT Antam Tbk hingga Kuartal III 2025 mampu mencatatkan kinerja operasional yang optimal dan mampu meningkatkan nilai penjualan sejumlah komoditi strategis.

Dijelaskan Achmad Ardianto, PT Antam Tbk mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan penjualan yang signifikan pada komoditi emas, nikel, dan bauksit yang totalnya meningkat 67% hingga mencapai Rp 72,03 triliun hingga Kuartal III 2025, jika dibandingkan total penjualan ketiga komoditi tersebut pada periode yang sama 2024 yang sebesar Rp 43,20 triliun.

Dari total penjualan sebesar Rp 72,03 triliun tersebut, penjualan domestik PT Antam Tbk hingga Kuartal III 2025 berkontribusi sebesar Rp 69,31 triliun atau 96% dari total penjualan bersih PT Antam Tbk pada periode tersebut. Pertumbuhan penjualan domestik ini mencerminkan strategi perseroan yang konsisten dalam memperkuat pasar dalam negeri pada komoditi emas, biji nikel, dan bauksit.

Jika dilihat per komoditi, penjualan emas PT Antam Tbk hingga Kuartal III 2025 kembali meningkat signifikan, didorong permintaan domestik yang tetap tinggi dan tingkat harga dipengaruhi dinamika geoekonomi dan geopolitik global. Penjualan emas PT Antam Tbk hingga Kuartal III 2025 tercatat sebesar Rp 58,67 triliun, mengalami kenaikan tajam sebesar 64% jika dibandingkan penjualan emas pada periode yang sama 2024 yang sebesar Rp 35,70 triliun. Penjualan segmen komoditi emas berkontribusi sekitar 81% terhadap total penjualan PT Antam hingga Kuartal III 2025.

Dari sisi volume penjualan, penjualan emas PT Antam Tbk hingga Kuartal III 2025 tercatat mencapai sebesar 34.164 kg (1.098.398 troy oz.) atau meningkat 20% jika dibandingkan volume penjualan emas pada periode yang sama tahun 2024 yang sebesar 28.567 kg (918.450 troy oz.).

Sementara itu untuk komoditi nikel, penjualan PT Antam Tbk hingga Kuartal III 2025 untuk produk feronikel dan biji nikel berkontribusi sebesar Rp 11,15 triliun atau 15 % dari total penjualan perseroan pada periode tersebut. Penjualan produk feronikel dan biji nikel senilai Rp 11,15 triliun ini meningkat tajam 83% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang sebesar Rp 6,10 triliun.

Pencapaian positif di sektor penjualan komoditi nikel ini ditopang permintaan domestik yang tinggi atas kualitas dan spesifikasi biji nikel PT Antam Tbk, yang dapat diandalkan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) untuk menjaga kestabilan proses, efisiensi, dan kontinuitas operasi. Kondisi ini menunjukan peran strategis PT Antam Tbk dalam mendukung keberlanjutan ekosistem industri hilir nikel nasional.

 

Iklan dan berlangganan bisa hubungi: WA atau Email

Butuh Buku Riset? Silahkan kunjugi CDMI Consulting

share this article:

Facebook
X
WhatsApp

Baca Juga

Scroll to Top

“Easy to Read, Crucial to be Khowlegeable”

Search

Menu Pilihan

Kontak Kami

+62 878 7826 0925 (WA)
marketing@cdmione.com